Di Indonesia, pertanyaan ini hampir selalu muncul setiap kali mobil butuh ganti sparepart: original (OEM atau genuine) atau KW (kwaliatas, aftermarket, atau tiruan)? Jawabannya sebenarnya tergantung kebutuhan, budget, dan bagian mobil yang diganti. Tidak ada jawaban hitam-putih, tapi pemahaman yang baik akan membantu kamu ambil keputusan yang paling masuk akal.
Apa Bedanya Original dan KW?
- Sparepart Original (Genuine / OEM) Diproduksi langsung oleh pabrikan mobil (misalnya Toyota, Honda, Daihatsu) atau supplier resmi mereka (seperti Denso, Aisin, NGK untuk komponen tertentu). Kualitas terjamin sesuai standar pabrik, masa pakai panjang, dan kompatibilitas 100% tanpa risiko error sensor atau kerusakan lain.
- Sparepart KW (Palsu / Imitasi / Aftermarket Murah) Biasanya diproduksi oleh pabrik non-resmi, sering dari China, Taiwan, atau lokal. Ada yang KW super (mirip banget aslinya), KW biasa, sampai KW jelek yang bahannya asal-asalan. Harganya bisa 30โ70% lebih murah, tapi kualitas sangat bervariasi.
- Aftermarket Berkualitas (Bukan KW Jelek) Brand seperti KYB, Bosch, TRW, Gates, atau lokal seperti Ichiban, ADR, dll. Ini bukan original pabrikan mobil, tapi dibuat dengan standar tinggi dan sering dipakai OEM di mobil lain. Kualitasnya bisa setara atau bahkan lebih baik di beberapa aspek, dengan harga lebih terjangkau.
Kapan Sebaiknya Pilih Original?
- Komponen kritis keselamatan โ Kampas rem, master rem, selang rem, shock absorber depan (terutama untuk mobil keluarga), bearing roda, ban (meski ban aftermarket bagus banyak).
- Bagian yang berhubungan dengan ECU / sensor โ Sensor oksigen, throttle body, injector, coil ignition, alternator.
- Mobil masih dalam garansi โ Ganti dengan KW bisa bikin garansi hangus jika ketahuan.
- Mobil premium atau performa tinggi โ BMW, Mercedes, Audi, Supra, dll. โ beda sedikit saja bisa bikin masalah besar.
- Kamu ingin jual mobil kembali dengan nilai tinggi โ riwayat sparepart original lebih disukai buyer.
Kapan Boleh Pakai KW / Aftermarket?
- Komponen non-kritis โ Filter oli/udara/AC, busi (kecuali iridium ori), wiper, aki (banyak brand lokal bagus), lampu sein/mundur (asalkan sesuai spek).
- Budget terbatas tapi mobil dipakai harian โ Banyak yang pakai shock aftermarket KYB atau Sachs justru lebih nyaman daripada ori yang sudah aus.
- Modifikasi atau upgrade โ Velg, exhaust, intake, suspensi lowering โ hampir selalu aftermarket.
- Mobil tua / jadul โ Sparepart ori susah dicari atau mahal banget, aftermarket jadi solusi terbaik.
- Kamu paham risiko dan siap tanggung sendiri โ misal ganti kampas rem KW tapi cek tebal dan materialnya rutin.
Risiko Pakai Sparepart KW Jelek
- Rem blong lebih cepat aus atau panas berlebih โ Bahaya fatal.
- Shock bocor atau patah โ Mobil oleng, ban cepat botak.
- Aki KW meledak atau bocor asam โ Korosi terminal.
- Sensor palsu bikin check engine nyala terus โ Boros bensin, performa drop.
- Bearing KW jelek โ Bunyi ngorok, roda macet tiba-tiba.
Tips Pintar Saat Beli Sparepart
- Beli di tempat terpercaya: bengkel resmi, toko online besar (Tokopedia/Shopee official store brand), atau komunitas rekomendasi.
- Cek kemasan: original biasanya punya hologram, QR code, atau nomor part jelas.
- Bandingkan berat & finishing: ori biasanya lebih berat dan rapi (tapi tidak selalu).
- Tanya garansi: aftermarket bagus biasanya kasih garansi 3โ12 bulan.
- Untuk rem & suspensi, prioritaskan brand terkenal meski bukan ori.
Kesimpulannya: Tidak semua KW jelek, dan tidak semua original wajib. Strategi paling aman adalah hybrid: pakai original untuk bagian vital keselamatan & elektronik, lalu aftermarket berkualitas untuk sisanya. Dengan begitu, mobil tetap aman, nyaman, dan dompet tidak jebol.
Semoga membantu, bro/sis! Selalu prioritaskan keselamatan di jalan ya.


Tinggalkan Balasan